Senin, 24 Agustus 2015

apa itu diam



Semakin anda banyak bicara maka akan semakin cepat anda membunuh diri anda, semakin anda terlihat jelas aka semakin mudah terlihat, dalam konteks ini aku bermaksud menjelaskan tentang makna diam, diam bukan berarti tak melakukan apa-apa diam dalam lisan maupun diam dalam tindakan, ada ungkapan jika ucapan itu ibarat perak maka diam laksana emas, disaat aku diam aku mendengar banyak suara, jeritan luka, tawa tangis tak lupa aku yang berbicara bukan Cuma satu, dua, tiga bukan bahkan ratusan aku berbicara ribuan aku berbisik. Diam bagiku adalah seni mungkin tak semua orang beranggapan sama denganku tapi aku merasakan itu. Sensasi diam lebih mengagumkan dibanding saat kita bicara, . . saat aku diam aku mendengar jutaan suara, memperhatikan jutaan gerak, menganalisa bagaimana cara tuhan menciptakan semua ini, dalam diam seakan aku mengendalikan waktu aku bisa pergi kemasa yang aku mau dan jutaan syaraf neurik otak bekerja lebih keras saat kita diam, mengingat jutaan memori dikepala kita, memberi kesan terhadap orang lain, merencanakan apa yang mau kita lakukan atau bisa jadi mengolah ribuan kata untuk memulai satu obrolan yang segar didengar, begitulah diam bagiku sebuah keindahan perangai  manusia
Diam itu anggun
“diam bukan berarti kalah, tapi lebih karena merasa cukup dewasa untuk mengalah” banyak hal yang tak kita sadari dari seseorang yang diam bisa jadi pikiran nya jauh melayang entah kemana , entah memikirkan apa, memikiran hal baik atau buruk entahlah, memang benar pikiran lebih berbahaya dari apapun didunia ini, aku sependapat dengan hipotesa ini, diam itu memikat akhhhh sudah berapa kali aku memuji diam akh betapa naifnya aku tapi pikiran ini masih melayang didunia yang kusebut dimensi alam pikiran, disini aku suka berpergian jauh menjelajah kemanapun yang aku mau memikirkan apapun yang aku suka, memikirkan bagaimana tuhan menciptakan alam ini, memikirkan kamu, memikirkan apapun yang terlintas dikepalaku begitupun sekarang aku tidak habis pikir bagaimana tuhan menciptakan seonggok daging berwarna abu-abu dikepalaku mungkin bisa aku simpulkan bahwasannya daging abu-abu dikepalaku ini adalah ciptaan tuhan yang paling seksi seperti galaksi lain yang jauh lebih luas dari galaksi yag sebenarnya. Aku tak habis pikir benda abu-abu ini dikepalaku jika aku ukur volume,nya mungkin tak lebih besar dari buah kelapa tapi jika diukur dari kapasitasnya mungkin jauh lebih besar dari galaksi yang kita tinggali saat ini. Akh sudahlah kantuk menutupi pandanganku. Laju otakku mulai lamban.. owaaaaah selamat pagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar