Semakin anda
banyak bicara maka akan semakin cepat anda membunuh diri anda, semakin anda
terlihat jelas aka semakin mudah terlihat, dalam konteks ini aku bermaksud
menjelaskan tentang makna diam, diam bukan berarti tak melakukan apa-apa diam
dalam lisan maupun diam dalam tindakan, ada ungkapan jika ucapan itu ibarat
perak maka diam laksana emas, disaat aku diam aku mendengar banyak suara,
jeritan luka, tawa tangis tak lupa aku yang berbicara bukan Cuma satu, dua,
tiga bukan bahkan ratusan aku berbicara ribuan aku berbisik. Diam bagiku adalah
seni mungkin tak semua orang beranggapan sama denganku tapi aku merasakan itu.
Sensasi diam lebih mengagumkan dibanding saat kita bicara, . . saat aku diam
aku mendengar jutaan suara, memperhatikan jutaan gerak, menganalisa bagaimana
cara tuhan menciptakan semua ini, dalam diam seakan aku mengendalikan waktu aku
bisa pergi kemasa yang aku mau dan jutaan syaraf neurik otak bekerja lebih
keras saat kita diam, mengingat jutaan memori dikepala kita, memberi kesan
terhadap orang lain, merencanakan apa yang mau kita lakukan atau bisa jadi
mengolah ribuan kata untuk memulai satu obrolan yang segar didengar, begitulah
diam bagiku sebuah keindahan perangai
manusia
Diam itu anggun
“diam bukan
berarti kalah, tapi lebih karena merasa cukup dewasa untuk mengalah” banyak hal
yang tak kita sadari dari seseorang yang diam bisa jadi pikiran nya jauh
melayang entah kemana , entah memikirkan apa, memikiran hal baik atau buruk
entahlah, memang benar pikiran lebih berbahaya dari apapun didunia ini, aku
sependapat dengan hipotesa ini, diam itu memikat akhhhh sudah berapa kali aku
memuji diam akh betapa naifnya aku tapi pikiran ini masih melayang didunia yang
kusebut dimensi alam pikiran, disini aku suka berpergian jauh menjelajah kemanapun
yang aku mau memikirkan apapun yang aku suka, memikirkan bagaimana tuhan
menciptakan alam ini, memikirkan kamu, memikirkan apapun yang terlintas
dikepalaku begitupun sekarang aku tidak habis pikir bagaimana tuhan menciptakan
seonggok daging berwarna abu-abu dikepalaku mungkin bisa aku simpulkan
bahwasannya daging abu-abu dikepalaku ini adalah ciptaan tuhan yang paling
seksi seperti galaksi lain yang jauh lebih luas dari galaksi yag sebenarnya.
Aku tak habis pikir benda abu-abu ini dikepalaku jika aku ukur volume,nya
mungkin tak lebih besar dari buah kelapa tapi jika diukur dari kapasitasnya
mungkin jauh lebih besar dari galaksi yang kita tinggali saat ini. Akh sudahlah
kantuk menutupi pandanganku. Laju otakku mulai lamban.. owaaaaah selamat pagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar