Karena pada saat
kita punya segalanya kita sulit untuk membedakan mana yang benar-benar ada
untuk kita. Maka dari alasan ini saya mempertaruhkan semuanya untuk sebuah
kepercayaan, bahagia memang tak harus semua tentang uang. Kepercayaan misalnya,
bagi saya mempercayai seseorang adalah memiliki seseorang. entah dia sebagai
teman saya, keluarga saya atau kekasih saya sekalipun karena kebohongan semanis
apapun itu tetaplah sebuah kebohongan, karena bumi tetaplah bumi ia tak akan
berubah nama, merubah makna meski bumi hanya tersisa seonggok bebatuan yang
melayang diangkasa. bumi akan tetap
menjadi bumi karena nilai empirisnya begitupun kita manusia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar