Kamis, 17 Maret 2016

hanya sekedar opini



Karena pada saat kita punya segalanya kita sulit untuk membedakan mana yang benar-benar ada untuk kita. Maka dari alasan ini saya mempertaruhkan semuanya untuk sebuah kepercayaan, bahagia memang tak harus semua tentang uang. Kepercayaan misalnya, bagi saya mempercayai seseorang adalah memiliki seseorang. entah dia sebagai teman saya, keluarga saya atau kekasih saya sekalipun karena kebohongan semanis apapun itu tetaplah sebuah kebohongan, karena bumi tetaplah bumi ia tak akan berubah nama, merubah makna meski bumi hanya tersisa seonggok bebatuan yang melayang diangkasa. bumi akan tetap menjadi bumi karena nilai empirisnya begitupun kita manusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar